Total Pageviews

Wednesday, August 29, 2018

Pasangan pesilat Indonesia peraih medali emas Ayu Sidan Wilantari (kiri) dan Ni Made Dwiyanti (kanan) berpose usai upacara penyerahan medali nomor ganda putri pencak silat seni Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Pasangan pesilat Indonesia peraih medali emas Ayu Sidan Wilantari (kiri) dan Ni Made Dwiyanti (kanan) berpose usai upacara penyerahan medali nomor ganda putri pencak silat seni Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (29/8/2018). (ANTARA FOTO/INASGOC/MELVINAS PRIANANDA)
JAKARTA, KOMPAS.com — Pesilat ganda putri Indonesia, Ayu Sidan Wilantari dan Ni Made Dwiyanti, meraih medali emas nomor seni ganda putri pada babak final di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Rabu (29/8/2018).
Ayu Sidan Wilantari dan Ni Made Dwiyanti unggul dari enam pesaingnya dengan skor total 574. Sementara itu, ganda putri Thailand, Saowanee Chanthamunee dan Oraya Choosuwan, meraih medali perak dengan skor 564.
Adapun medali perunggu diraih ganda putri Malaysia, Nor Hamizah Abu Hassan dan Nur Syazreen A Malik, yang membukukan skor 558.
Dengan hasil ini, Indonesia sudah mendulang 10 medali emas dari cabang olahraga pencak silat. Secara keseluruhan, medali emas menjadi 26 dalam daftar peringkat peraih medali Asian Games 2018.
Total keseluruhan medali yang sudah dikoleksi oleh Indonesia hingga Rabu (29/8/2018) pukul 11.00 WIB adalah 77 dengan rincian 26 medali emas, 20 medali perak, dan 31 medali perunggu.

No comments:

Post a Comment